Pengelola Wisata Karawang Diingatkan Koordinasi Ke Polisi
20 Agustus 2012, 08:56 WIB | 161 view

Karawang, 20/8 (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengingatkan agar para pengelola objek wisata berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat, karena selama libur Lebaran dipastikan akses menuju tempat wisata akan padat.
"Koordinasi yang matang antara pengelola objek wisata dengan aparat kepolisian setempat itu perlu, karena selama libur Lebaran akan terjadi peningkatan pengunjung," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karawang, Acep Jamhuri, di karawang, Minggu.
Dikatakannya, jika terjadi peningkatan pengunjung maka dipastikan akses menuju tempat wisata menjadi padat, bahkan sampai terjadi kemacetan.
Atas hal itu pihaknya mengingatkan agar pengelola objek wisata di Karawang segera berkoordinasi kepada aparat kepolisian setempat dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karawang. Termasuk juga berkoordinasi kepada aparat TNI, dalam hal pengamanan objek wisata.
Menurut dia, dengan ramainya sejumlah objek wisata di Karawang, maka masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata tersebut bisa memanfaatkan keramaian pengunjung pada libur lebaran, seperti membuka warung makan, berjualan oleh-oleh khas Karawang atau usaha lainnya.
Jika masyarakat tertentu pandai memanfaatkan peningkatan pengunjung pada musim libur lebaran, maka berati peningkatan pengunjung pada musim libur lebaran telah meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Meski sejumlah objek wisata di Karawang ramai dikunjungi setiap libur lebaran dan pada saat libur panjang lainnya, kondisi itu tidak bisa meningkatkan pendapatan asli daerah Karawang.
Sebab hampir seluruh objek wisata di Karawang bukan milik Pemkab Karawang, tetapi milik Perhutani atau Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur, Purwakarta.
Ia mengakui pencapaian pendapatan asli daerah Karawang dari sektor pariwisata di Karawang belum maksimal. Pajak parkir wisata juga belum terkelola dengan baik.
Meski demikian, Pemkab Karawang telah meningkatkan pendapatan dari pajak hotel dan rumah makan. Sehingga diharapkan peningkatan pengunjung di sejumlah objek wisata sekitar Karawang bisa menguntungkan Pemkab Purwakarta dari sektor jasanya.
Ali Khumaini
belum ada komentar untuk posting ini

KIRIM KOMENTAR